Kamis, 27 November 2025

Melihat Wajahmu

 @da senyumm

Wajah yang pernah muncul di bulan awal pada update statusmu, sebagai sosok yang sudah dikenali,



dua wajah belang ada oleh sisi gelap karena terpaan cahaya hari itu dari sisi yang tidak disadari

Penggorengan sampai pada lompatan gilir sebagaimana biasa pemasakan oleh skill yang masih dibilang seadanya... 

Tiada lain semua itu agar ada teman berdekatan dengan hasil periuk untuk dapat disebut lauk;

Kancah baginya telah lekat bagi setiap penghuni hingga pendatang perindu lembah yang mengitari..
Kawah pun seolah irama dalam caranya menghela nafas, saat membubuh setiap perlambang di atas kanvas... 

Sebuah arena semu telah teruda menunggu terlalu lama hingga menggelembungkan waktu penantian menjadi gelanggang pertunjukkan ketidakpastian pada setiap sudut dan celah rawah;  setiap jengkal dan jeda kenyamanan palagan telah dirampas oleh keraguan, 

Gua..., kini ada di ajang tak berujung, medan yang telah disulut dandang jambangan, wajah dan dinding kepalsuan tak bertuan, tanah-tanah juga lumpur pun seolah mengolok, mencibir hingga menumpahkan serapah. 

Terasa masih ganjil itu wajah sang pemilik kendil, apa yang diselipkan bisa jadi bukan kepenuhan, atau belum tibakah saat tegukan caranya sebagaimana ia mengundang jurus terbaik yang konon dikisah sebagai warisan dewa pengasihnya.... 

Semakin ia memilih cara Kenceng, semakin tiada mampu lagi ia menemukan apalagi menggapai kepundan yang dicarinya, pasu itu bukan palsu, lembah itu bukan lagi embah, karena satu pun sangat punya arti buatnya. ᕙ⁠(⁠͡⁠◉⁠͜⁠⁠ʖ⁠͡⁠◉⁠)⁠ᕗ

Kamis, 11 September 2025

Meja Pengisi Cerita

Suasana meja yang terisi penuh menu, selengkap jumlah selera para penghuni yang akan siap pada makan malam. Kini bukan giliran mendengarkan para anggota keluarga pemesan, namun bagaimana suara makanan yang juga punya cerita masing-masing.

Donat yang berada di atas piring berwarna paling cerah, bersuara pertama dan paling lantang, "Sepertinya aku yang paling beruntung, ada di atas piring paling cantik, jarang ada di meja ini, juga disiapkan buat tamu di rumah ini!" lengkap kepuasannya menyambut keponakan terkecil tuan besar yang sangat tahu seleranya.

Susi adalah kesukaan anak gadis remaja, putri kedua, bercerita dengan nada lembut, "Meski aku kecil, aku ini spesial, lho. Aku datang dari jauh, diolah dengan cermat. Lihat saja, aku ini punya banyak variasi rasa, dari gurihnya udang sampai segarnya alpukat. Aku juga paling fotogenik, sering banget diposting di Instagram!"

Ayam goreng sambal matah kesukaan putra pertama tidak kalah sautannya, "Biar aku ini cuma ayam, tapi rasaku nampol! Sambal matahku itu juara, pedasnya bikin ketagihan. Aku ini andalan kalau lagi lapar berat, enggak cuma buat difoto-foto. Pokoknya, aku ini makanan para pemberani yang suka tantangan!"


Makanan Juga Punya Cerita

Kesukaan anak ketiga adalah spaghetti carbonara. Dia berbisik dengan anggun, "Aku memang enggak se-pedas ayam sambal matah atau se-populer donat. Tapi aku ini romantis. Aku sering dihidangkan saat makan malam spesial, krim dan keju yang menyatu, menciptakan kehangatan. Aku ini lambang kenyamanan yang pas buat hati."

Gado-gado kesukaan mama pun ikut bicara dengan suara bijak, "Aku ini bukan cuma soal rasa, tapi juga soal keseimbangan. Ada sayur-sayuran, tahu, tempe, dan bumbu kacang yang menyatukan semuanya. Aku mengajarkan bahwa kebahagiaan itu datang dari kesederhanaan, dan semua elemen, sekecil apa pun, punya peran penting."


Di akhir, tidak ketinggalan sambal ikan teri di dekat petai dan bermacam lalap, diwakili sambal teri, "Kalian semua bukan teri, jadi bukan pesanan tuan besar, ya? Aku bukan teriak, cuma mau ikut ngomong doang," ucapnya santai.

Semua makanan tertawa terbahak-bahak, sampai si sambal teri hampir terjatuh dari piringnya. Donat, yang dari tadi merasa paling spesial, mendadak kaget dan bertanya, "Jadi, kenapa Tuan Besar memesanmu?"

Sambal teri menjawab dengan penuh kebijaksanaan, "Karena aku adalah penutup yang sempurna. Setelah semua hidangan lezat dan cerita kalian, aku ini yang bikin nafsu makan makin jadi. Tuan Besar bilang, makanan apa pun, kalau tidak ada aku, rasanya kurang lengkap."

Sontak semua makanan terdiam, memandang sambal teri dengan rasa hormat yang baru. Mereka akhirnya sadar, di meja makan itu, bukan hanya tentang siapa yang paling spesial atau paling sering difoto, tapi tentang kebersamaan dan peran masing-masing yang saling melengkapi.


Minggu, 18 Mei 2025

makatak: Pala Bruntus

makatak: Pala Bruntus: Datang makhluk itu Tampa sebagian  apa darinya  Muncul  tidak sampai permukaan  Tidak dengan  banyak rombongan Atau yang disebut sekawanan  ...

Jumat, 27 Desember 2024

Ditambah Upaya Asal

asal untung, asal enak, asal senang, dan segala asal yang diperbesar membuat dirinya  semakin giat mengubah ...
Seperti sudah jadi pengembang utama yang mencipta bentuk baru 
Mungkin tanpa ada keinginan lagi melihat keaslian bahan pembentuk pada awal dibuatnya...
Ia tidak kenal waktu seperti berkembang terus menjamuri siang malam pada setiap celah dan rongga yang kian melebar ....

Kemana kebesaran terbentuk olehnya tiada sedikit pun memberi asin rasa sebaliknya kebusukan dan kerapuhan dari kebesaran semu tanpa bobot...
Alih alih nama penindasan tidak penting ditunjukkan untuk mengubah bentuk tiada perlu lagi, ketika air sudah mampu melumatkan dengan mudahnya, 

Bagaimana dia bisa bangga dengan, pilihan yang sudah menjauh dari tujuan, bila menolak itu bukan sebagai penyimpangan tujuan....

Bukankah untuk minum tinggal diteguk saja, gelas yang sudah diisikannya, tidak perlu dilempar-lemparkan, hingga pecahan kaca dapat membahayakan...?

Jumat, 05 Juli 2024

Olahan Yang Bikin Lahir Kembali

Ada sejumlah orang yang sukanya memperbesar masalah

Singkatnya hal kecil dibesar-besarkan 

Untuk memenuhi hasratnya sering segala cara ditempuh, bukan hanya melewati yang sulit saja tetapi ada yang rela ikutan hal tidak wajar juga tidak masuk akal 

Orang tumbuh dari kecil menjadi besar, waktu tempuh juga panjang, dimana perjuangan juga pasti tidak ringan, apa itu bukan kurang kerjaan untuk lahir kembali?

Ini tentu bukan sedangkal itu, kiasan umum saja usai mencoba resep bikinan bunda, yang nyata-nyata bisa kasih semangat baru, buat melahap dengan gairah sampai penuh alias kenyang seperti full charger hp siap buat ngegame.



Rabu, 26 Juni 2024

jenang ekspreso: Obral Jajanan

jenang ekspreso: Obral Jajanan: Orang -orang banyak berlalu -lalang  Punya keinginan menemukan sesuatu  Memilih dengan mencari di keramaian  Yang terbaik dan menggugah sele...

Jumat, 21 Juni 2024

Tulangan Hingga ke Pisang

jenang ekspreso: Tulang: Ia datang pada cerahnya sore... Ketika masih terasa hangatnya mentari Menyisir kelembutan pasir pantai nan asri Niat tiada lain selain mengh...

Keajaiban Dapur

  Tempat Bertemunya Rasa

Tempat Bertemunya Rasa

Di hamparan waktu yang tak bertepi, dari _pagi buta yang malu-malu menyingsing_ hingga _penghujung senja yang merona jingga_, terdapat sebuah ruang tak kasat mata, sebuah dimensi di mana segala emosi manusia menemukan muaranya. Ruang ini, yang seringkali tersembunyi di balik hiruk pikuk kehidupan sehari-hari, adalah _tempat bertemunya rasa_. Ia bukanlah sebuah lokasi fisik yang dapat ditunjuk dengan jari, melainkan sebuah kesadaran kolektif, sebuah simfoni bisu yang bergema di relung hati setiap insan.

Di sinilah _ketiadaan yang menjadi pusat_, ironisnya, menjadi fondasi bagi segala sesuatu yang ada. Ketiadaan akan kepastian, ketiadaan akan jawaban yang gamblang, justru membuka celah bagi hadirnya berbagai spektrum perasaan. _Titik berjubalnya penjuru cemoohan_, tempat segala prasangka dan penilaian beradu, secara tak terduga justru _mengembuskan terbaiknya jawaban_. Karena dari rongga-rongga keraguan itulah, keberanian untuk mencari, untuk memahami, dan untuk merasakan, mulai tumbuh subur.

Terkadang, rasa itu begitu _mungil untuk dapat dijadikan_ pijakan kokoh, namun mampu menjadi _berletaknya jerit pekik kebanggaan_ yang menggema. Ia bisa terasa _jauh dari jangkauan mata_, sebuah angan yang sulit digapai, namun ketika ia hadir, ia mampu _untuk dapat menerima puja_ dan pengakuan tulus. Prosesnya seringkali tidak instan; ia membutuhkan waktu untuk _keluar dengan mulus mengalirkan_ esensinya. _Maksud hati tulus, didengar jelas kepala sembunyi laksana bulus!_, sebuah metafora yang indah untuk menggambarkan bagaimana kejujuran batin, meskipun tersembunyi, pada akhirnya akan menemukan jalannya untuk dipahami.

Ada kalanya, rasa hadir dalam bentuk _nyanyian halus yang murni dan hangat_, sebuah melodi yang menenangkan jiwa. Di lain waktu, ia datang dengan _aroma kelengkapan menusukkan_, mengisi kekosongan yang tak terduga, _bagai tiada tanding memaparkan_ keindahan yang tak terperi, _kedatangan penguasa terenduskan..._. Penguasa di sini bukanlah sosok yang menindas, melainkan sebuah kekuatan emosi yang tak terbantahkan, yang datang dan mengambil alih kesadaran, membiarkan kita larut di dalamnya.

Proses internalisasi rasa ini seringkali seperti _mendekati titik didih_. _Bebatuan yang mengelilingi terasa punya pancaran_, seolah ikut merasakan intensitas emosi yang sedang bergejolak. _Tanpa warna kemerahan yang diragukan_, kehangatan itu bukan berasal dari api fisik, melainkan dari gairah jiwa yang membara. _Suhu selalu bicara dengan caranya_; terkadang ia berbisik lembut, terkadang ia menderu kencang. _Kadang tiada perlu didengarkan_, karena esensinya telah meresap ke dalam diri, mengubah cara pandang dan merasakan.

Penting untuk diingat, _baginya tidak selalu sama_. Apa yang dirasakan oleh satu jiwa, belum tentu sama dengan apa yang dirasakan oleh jiwa lainnya. _Buatmu kala menunggu waktu_, mungkin ada penantian yang penuh harap. _Kencan bukan semata kekancan_, melainkan sebuah pertemuan jiwa yang lebih dalam. Di sinilah pertanyaan muncul: _kemana perginya pengertianmu sesungguhnya_? Apakah kita mampu melampaui permukaan dan menyelami kedalaman emosi yang tersembunyi?

Perjalanan rasa ini seringkali _diharuskan atau tidak tanpa terasa_, mengalir begitu saja, _mengiring arus yang menyatakan_ kebenaran yang paling hakiki. _Aslinya laku yang membuahi arti_, artinya, tindakan dan pengalamanlah yang memberikan makna pada setiap rasa yang kita alami. Dan pada akhirnya, semua itu berpulang kepada diri sendiri, _dari engkau sendiri yang telah menerima pesan penuh arti_. Karena tempat bertemunya rasa, sejatinya, adalah di dalam diri kita, tempat di mana setiap pengalaman diolah menjadi kebijaksanaan, dan setiap emosi menjadi guru yang tak ternilai.

🎨 Sebuah kanvas jiwa yang tak pernah berhenti dilukis oleh setiap detak jantung.
 

Jumat, 14 Juni 2024

Jangan Tergesa-gesa

...
Untuk membuat menjadi lebih...
Lebih lunak, enak dan empuk 
Hingga pas kenyal atau gemburnya
Penting untuk semakin memahami 
Menyelaraskan lama pengolahan 
Juga mengatur besarnya pemanas 
Dengan atau tanpa pengukurnya 
Karena pengenalan akan bahan standar yang telah lama digunakan.

Andai tidak suka dengan mendengar kata sabar,
Setidaknya mulai mencoba 
Dengan tidak tergesa-gesa.



Kamis, 16 Mei 2024

AGAR APA BEGITU

masih ada yang ingin
untuk ditanyakan mengapa
tidak hanya satu tempat
atau satu orang untuk bisa

tidak cukupkah
bisa melakukannya saja
bisa membuatnya
juga menunjukkan hasilnya
untuk menunjukkan jika tahu

rasa juga bisa sama
namun mengapa
harus demikian
untuk dapat diterima
apakah ada yang tidak lengkap
 

Minggu, 13 Agustus 2023

Tidak Semua Jamur Bisa Dimakan

 


Halo teman -teman , utamanya yang suka sama jamur, buat dibikin bermacam olahan ; biasanya kalian udah beli dan dapat yang jelas aman dan dikenali namanya oleh banyak orang, lalu bagaimana jika kalian ingin mengambil sendiri dari alam? Wah... kalau untuk yang ini kita harus hati -hati, apalagi baru pertama menjumpai .

Jamur adalah organisme yang sangat beragam dan dapat ditemukan di berbagai habitat. Ada ribuan spesies jamur yang berbeda, dan beberapa di antaranya dapat dimakan, sementara yang lain beracun.

Jamur yang dapat dimakan biasanya memiliki rasa yang enak dan dapat diolah menjadi berbagai macam hidangan. Beberapa jenis jamur yang populer untuk dimakan antara lain jamur kancing, jamur portobello, jamur shiitake, dan jamur tiram.

Jamur yang beracun dapat menyebabkan berbagai macam gejala, mulai dari sakit perut dan muntah hingga kejang dan kematian. Oleh karena itu, sangat penting untuk berhati-hati saat mengonsumsi jamur. Jika Anda tidak yakin apakah jamur yang Anda temukan dapat dimakan, sebaiknya jangan mengonsumsinya.

Berikut adalah beberapa tips untuk menghindari jamur beracun:

  • Hanya konsumsi jamur yang Anda kenal.
  • Jangan memetik jamur di tempat yang Anda tidak yakin kebersihannya.
  • Jangan mengonsumsi jamur yang sudah rusak atau busuk.
  • Jika Anda tidak yakin apakah jamur yang Anda temukan dapat dimakan, sebaiknya jangan mengonsumsinya.

Dengan mengikuti tips-tips ini, Anda dapat membantu melindungi diri dari keracunan jamur.

Kamis, 18 Mei 2023

Pelepasan Mel...



ini mungkin bukan sebuah pilihan
sebagai yang terbaik ....
kucoba eja sedikit kengganan matamu
meneruskan kata-kata yang akan mengalir
kemudian apalagi....sebagaimana para pencari

tiada itu semua sebagai sesuatu yang salah
bila saja masih tersisa kesadaran
untuk katakan apa adanya masih tersisa lelah
bila kenyataan boleh jadi alasdilumutian

ini namailah waktu yang salah
bila saja ia mau kau namai demikian
akankah pula kaucoba hanya karena telah jamak
dimana-mana demi penerimaan untuk dapat
merasa bebas untuk mengatakan salah
ikut menyalahkan pada hal yang tidak dimengerti

mencari dan memilih target demi semunya batas
pengertian bagai sudah digenggam
seolah pemegang kendali atas nama junjungan
tiada lain semua juga melihat burung-burung itu
mereka bernama merpati
diletakkannya di depan
minyak wangi  atau minyak urut
hingga jelantah pun tiada mendekat 
melepasnya telah membiarkan kepak sayapnya
bebas mendekat pada butiran-butiran jagung kesukaannya
tiada perlu menambah repot 
tiada kompor, tungku dan perapian
untuk mematangkannya
juga tiada perlu harus menunggu lama ia berganti
dengan nama baruyang disukai sebagi popcorn......
tolong tebarkan apa adanya....
maka patuh-paruh itu akan segera
mematuk habis
hingga melepasnya lagi 
kemudian menjadi
k o t o r a n   yang tidak 
usah kau bayangkan dan cari-cari.



Senin, 01 Mei 2023

jembatan mimpi: jika kenyang

jembatan mimpi: jika kenyang: sepertinya matamu sudah mengeja jika itu kini berganti menuju yang terindah pada cara yang telah lama kauharap ada memantapkan rasa dalam pr...

====
Memang jadi nyengir 
Lucu bocah ikutan 
Nyinyir tiada sensor 
Semua kata 
Semua saja 
Yang didengar 
Bisa direkam 
Ditirukan....
Sambil erat memeluk 
Mobilan barunya yang imut 
Sesekali tanganya 
Mencoba meraih 
Keripik kentang kesukaannya 
"Tamu dangan daim...aaahh "
Kaget terlihat dari mata abah 
"Sssst apa itu jaim? Masih ditambah kamu lagi! Panggil Kakak..! Kan kamu lebih kecil!" Masih terkejut Sang Abah muda yang tidak bisa sepanjang hari mengikuti perkembangan  anaknya yang sedang belajar bicara....
"Kasih dong... Kakak juga suka loh keripik itu!" Sang Abah ikut menggoda 

"Dangan!😂"

Minggu, 30 April 2023

Baru Kenal: Apa Dapat

Baru Kenal: Apa Dapat: Mengingat banyaknya cerita  Yang diutarakan olehnya  Sulit dan nyata begitu sulit  Harus mengulanginya  Dengan runut  Meskipun ini  Sama sek...

Selasa, 25 April 2023

Merica



Sepanjang jalan,

Antusias ceritamu kuteringat 

Akan inginnya engkau tunjukkan 

Bagaimana bebek-bebek dibalikkan 

Tidak jauh dari tempat pengasapan 

Sontak semua juga penasaran 

Seperti apa bumbu disana dibubuhkan 

Mengapa semua arah 

Tetap berdatangan 


Sendok kecil cantik 

Menuangkan saus dengannya 

Memaniskan olahannya 

Tidak kurang saus lada hitam 

Masih akan melengkapkan rasa 

Terus terang....

Bagaimana bebek-bebek itu bisa biKin cemburu ..... 


Jumat, 14 April 2023

Kue Kering

Memang tidak habis pikir
Manusia mana yang dulu pertama mencoba
Pastilah tidak hanya saya yang pernah bertanya-tanya
Jika ada makanan yang dari bahan keras dibuat jadi unak
Bahan makanan yang merambat
Sulit untuk dijangkau tangan atau sulit memetiknya
Hingga yang ada di dalam tanah pun jadi makanan bahkan
dijadikan sebagai makanan pokok untuk di beberapa daerah
Tidak kalah mengejutkan makanan yang katanya mengandung racun pun
dapat diolah menjadi makanan yang enak untuk disantap

Ini berbeda dengan buah-buahan
yang sering sudang memiliki warna yang menarik
ditambah dengan aromanya yang sudah langsung menggoda

Hingga kini, belum ada sensus resmi yang mendata
berapa jenis makanan olahan yang sudah berhasil dibuat oleh manusia
Baik itu makanan yang basah atau yang kering
Satu bahan saja, kacang misalnya;itu sudah cukup banyak variannya
Bahkan ketika kita temukan yang diolah kering dan semakin enak pun
Semakin hari semakin bertambah kreatifnya manusia membikin 
semakin banyak macam makanan .....

Selasa, 11 April 2023

Kumpul dan rame-rame bikin pecel, ingat bahanya teman-teman?

 



Halo, selamat datang di blog saya yang sederhana ini. Kali ini saya mau berbagi pengalaman saya tentang rame-rame bikin pecel saat kumpul dengan teman. Apa sih pecel itu? Bagi yang belum tahu, pecel adalah salah satu makanan khas Jawa yang terdiri dari sayur-sayuran rebus yang disiram dengan bumbu kacang. Pecel biasanya dimakan dengan nasi hangat, lontong, atau ketupat. Rasanya gurih dan pedas, cocok untuk menghangatkan perut di pagi hari.


Nah, ceritanya kemarin saya dan teman-teman saya yang sudah lama tidak bertemu sepakat untuk kumpul di rumah salah satu teman kami. Kami berencana untuk bikin pecel bersama-sama sebagai menu sarapan. Kami pikir ini akan menjadi kegiatan yang menyenangkan dan menghemat biaya. Selain itu, kami juga bisa mengobrol sambil memasak dan menikmati hasil karya kami sendiri.


Kami pun membeli bahan-bahan yang dibutuhkan untuk bikin pecel, seperti sayur-sayuran (bayam, kangkung, kacang panjang, tauge, kol), bumbu kacang (kacang tanah, cabai, gula merah, garam, air asam jawa), dan pelengkap (kerupuk, bawang goreng, emping). Kami juga membeli nasi dan lontong yang sudah jadi agar lebih praktis.


Setelah semua bahan terkumpul, kami mulai memasak. Kami membagi tugas sesuai dengan kemampuan kami masing-masing. Ada yang mencuci sayur-sayuran, ada yang merebusnya, ada yang menggoreng kacang tanah dan cabai, ada yang mengulek bumbu kacang, dan ada yang menyiapkan piring dan sendok. Kami bekerja sama dengan baik dan saling membantu. Kami juga bercanda dan tertawa sambil memasak. Suasana sangat riang dan harmonis.


Setelah sekitar setengah jam, pecel kami pun siap disajikan. Kami mengambil piring dan sendok masing-masing dan mengambil nasi atau lontong sesuai selera. Kami juga mengambil sayur-sayuran rebus dan menyiramnya dengan bumbu kacang secukupnya. Kami menambahkan kerupuk, bawang goreng, dan emping sebagai pelengkap. Pecel kami terlihat sangat lezat dan menggugah selera.


Kami pun menyantap pecel kami dengan lahap. Kami puas dengan rasa pecel kami yang gurih dan pedas. Kami juga senang bisa makan bersama-sama dengan teman-teman kami yang sudah lama tidak bertemu. Kami bercerita tentang kehidupan kami masing-masing, tentang pekerjaan, keluarga, hobi, cita-cita, dan hal-hal lainnya. Kami saling mendengarkan dan memberikan dukungan. Kami merasa dekat dan akrab.


Namun, tidak lama setelah kami selesai makan, kami mulai merasakan sesuatu yang aneh di perut kami. Kami merasa mual dan mulas. Kami juga merasa haus dan berkeringat dingin. Kami curiga ada sesuatu yang salah dengan pecel kami. Apakah bumbunya terlalu pedas? Apakah sayurnya kurang matang? Apakah kacangnya basi? Apakah airnya kotor? Kami tidak tahu pasti.


Kami pun berlari ke kamar mandi untuk memuntahkan isi perut kami. Kami bergantian masuk ke kamar mandi karena hanya ada satu di rumah teman kami itu. Kami muntah-muntah sampai tidak ada apa-apa lagi di perut kami. Kami merasa sangat sakit dan lemas. Kami menyesal telah bikin pecel bersama-sama.

Setelah kami semua keluar dari kamar mandi, kami memutuskan untuk segera pulang ke rumah masing-masing. Kami berpamitan dengan teman kami yang rumahnya menjadi tempat kumpul kami. Kami minta maaf atas kejadian yang demikian tak terduga.

Minggu, 19 Februari 2023

Tinggal Cemplung

Menjelang sore

Tampak wajah gembira

Wanita paruh baya

Sambil bersandar memanja

dipunggung suaminya

usai pulang berjuang...

keras demi cinta...

Ia....

Sedang mengamati 

Bidadari kecilnya mendekat 

Wajahnya tampak sekali 

Dipenuhi besarnya hasrat

Ingin mencoba melakukan 

Sebagaimana biasanya bunda

Bisa membuat aneka menu kesukaan 

Dimengerti olehnya untuk menggenapi 

Rasa ingin tahunya yang tak terbendung

Direka nyala kecil buanya mencoba 

Semudah bunda siapkan baginya 

tinggal cemplung selayak ahli 

Tanpa harus banyak meramu rempah 

Hingga wajahnya semringah 

Melebarkan layar lebar senyumnya

Wow menjadi wah dengan puasnya wajah 

Bunda mengulum senyumnya menanggapi gairah  yang buah hati memberi goda suasana menyela harapan ada kesempatan baringnya mengusir lelah...

Melihat Wajahmu